Penyebab Keringat Berlebih Saat Hamil

Ibu hamil kadang selalu merasakan keluhan karena banyaknya keringat yang dikeluarkan. Orang berkeringat itu wajar apalagi jika memang sedang bekerja keras. Untuk ibu hamil, keringat yang berlebihan tersebut biasanya akan lebih banyak pada masa kehamilan di trimester pertama, trimester ketiga, dan juga setelah melewati masa persalinan.

Pemicu keringat berlebih ini adalah tingkat hormon yang memuncak tinggi saat masa hamil dan setelah persalinan. Ini akan berakhir seiring dengan kondisi dari hormon pada ibu hamil juga stabil kembali. Waktu yang dibutuhkan biasanya mencapai beberapa bulan setelah proses persalinan Anda.

Umumnya keringat pada ibu hamil ini tidak memiliki bau menyengat seperti keringat yang biasa dikeluarkan oleh orang yang bekerja keras. Kelenjar yang berfungsi mengeluarkan keringat tersebut adalah kelenjar ekrin, yang terletak di bagian wajah, punggung, dan dada. Kelenjar keringat yang berbau tersebut biasanya ada pada bagian ketiak apalagi jika telah tercampur dengan bakteri.

Jika Anda para ibu hamil memang mengalami keringat berlebih ini, bisa saja salah satu penyebabnya adalah hal berikut ini :

– Pada aliran darah yang ada dalam kulit Anda pada saat hamil bisa saja mengalami peningkatan, sehingga akan terasa hangat bagi para ibu hamil. Nah, perasaan hangat inilah yang menimbulkan dan juga merangsang kelenjar keringat para ibu hamil untuk keluat agar bisa menetralisir rasa hangat dari aliran darah pada kulit tersebut, agar suhu tubuh tetap stabil.

– Peningkatan hormon progesteron pada wanita saat hamil memang cukup tinggi. Meningkatnya hormon tersebut akan membuat para ibu hamil merasakan hawa panas. Hormon progesteron tersebut juga membuat pembuluh darah kecil yang ada pada kulit ibu hamil terbuka dengan lebar, dan ini juga membuat para ibu hamil merasakan kepanasan sehingga mengeluarkan keringat berlebih.

– Semakin bertambah usia kehamilan pada ibu hamil, maka rasa panas juga akan semakin mempengaruhi suhu tubuh dari ibu hamil. Rasa panas tersebut muncul karena ibu hamil mengalami terkadang mengalami sesak. Bobot dari kehamilan yang dibawa juga semakin berat, sehingga membuat para ibu hamil mengeluarkan tenaga esktra yang membuatnya cukup kelelahan dalam membopong janin yang bertambah tua tersebut.

Keringat ini sebenarnya adalah hal normal saja, namun jika berlebihan tentunya akan menimbulkan perasaan yang kurang menyenangkan bagi ibu hamil.

Di bawah ini ada beberapa tips untuk menghadapi keringat berlebih pada ibu hamil.

1. Berikan cairan yang cukup pada tubuh Anda saat masa hamil

Keringat yang keluar dari dalam tubuh tentunya akan mengakibatkan tubuh Anda kekurangan cairan dan Anda akan cepat merasakan lelah. Ini juga bisa membuat para ibu hamil mengalami perasaan pusing. Memenuhi kecukupan cairan tubuh ibu hamil itu sangatlah penting. Porsi takaran cairan yang diperlukan oleh ibu hamil itu adalah minimal 2 liter setiap harinya.

Dengan banyak meminum air putih, suhu tubuh dari ibu hamil pun dapat terkontrol dengan baik. Bagi para ibu hamil yang sering bepergian atau masih aktif pada kegiatan di luar rumah, sebaiknya selalu menenteng air. Anda juga bisa meminum air es (dingin) agar bisa merasa lebih segar, tapi pastikan air dingin tersebut tidak mengandung rasa manis atau gula yang berlebihan.

Air dingin polos putih akan lebih membantu Anda untuk menstabilkan temperature tubuh. Anda juga bisa mengkonsumsi buah-buahan dan juga sayuran untuk memenuhi cairan dalam tubuh ibu hamil sekaligus mendapatkan manfaat dari vitamin yang terkandung dalam buah dan sayuran tersebut.

2. Jangan terlalu lama terpapar sinar matahari

Sinar matahari sebenarnya juga cukup penting untuk para ibu hamil, tapi kalau dalam dosis berlebihan tentunya akan membuat Anda dehidrasi. Untuk itu sebaiknya Anda hindari kontak langsung dengan sinar matahari jika sudah melebihi jam 9 pagi.

Semakin lama Anda terkena paparan sinar matahari maka semakin banyak pula keringat yang bisa Anda keluarkan.

3. Lakukan olahraga seperlunya

Ibu hamil juga perlu melakukan olahraga untuk membuat tubuhnya tetap bugar. Tapi, jika memang Anda ingin berolahraga sebaiknya jangan lakukan jika cuaca sedang panas.

Gunakanlah ruangan khusus yang ber-AC untuk berolahraga dan tetap batasi waktu olahraga Anda jangan terlalu lama. Atau Anda bisa memilih olahraga yang berhubungan dengan air seperti berenang, agar Anda bisa lebih segar.

4. Jangan gunakan pakaian yang ketat dan berwarna gelap

Jika cuaca sedang panas pakaian yang ketat dan berwarna gelap akan membuat Anda lebih merasa kepanasan dan sesak. Untuk itu sebaiknya Anda gunakan pakaian yang lebih longgar dan juga dengan warna yang cerah tapi tidak terlalu mencolok seperti warna putih.

Ini bisa membantu Anda dalam mengurangi rasa panas dan pengap yang Anda rasakan saat masa hamil.

5. Selalu bawa handuk

Handuk memiliki fungsi yang sangat bagus dalam menyerap air seperti keringat pada ibu hamil. Nah, untuk Anda yang mengalami keringat berlebih saat masa hamil sebaiknya selalu membawa handuk halus untuk mengelap keringat Anda.

Gunakan juga handuk untuk melapisi bantal atau kasur tidur Anda pada malam hari. Ini bisa membantu Anda untuk membuat tidur Anda lebih nyaman dan terhindar dari keringat yang berlebih.

6. Jangan terlalu banyak mengkonsumsi makanan panas dan juga pedas

Jika makanan yang Anda konsumsi masih terasa panas, sebaiknya diamkan dulu hingga dingin. Makanan yang terasa lebih pedas juga akan membuat keringat Anda bercucuran lebih banyak. Apalagi jika Anda mencampur makanan panas dan pedas tersebut kemudian dikonsumsi, tentunya Anda akan lebih banyak berkeringat.

Untuk itu sebaiknya dikurangi atau bahkan Anda hidari mengkonsumsi makanan panas dan pedas tersebut.

7. Pakailah bedak dingin

Bedak juga bisa membantu Anda untuk mengurangi keringat berlebih selama masa hamil. Anda bisa menggunakan bedak talc dengan cara mengusapkannya ke daerah yang paling banyak mengeluarkan keringat.

Ini bisa untuk menyerap tingkat kelembapan yang tinggi dan juga bisa untuk mencegah ruam.

Related articles

3 Posisi Bersalin Beserta Masing-Masing Kelebihannya

Bersalin atau melahirkan merupakan fase yang sangat mendebarkan bagi semua Ibu hamil, bahkan tidak sedikit diantara Ibu yang telah memasuki usia kehamilan akhir yaitu di trimester ketiga kehamilan mulai didera rasa takut dan cemas menantikan kelahiran buah hatinya. Kehamilan dan persalinan adalah sebuah fase yang pasti akan dihadapi oleh Ibu hamil untuk itu mau tidak […]

4 Jenis Makanan yang Tidak Boleh untuk Ibu Hamil

Salah satu faktor yang punya peran paling penting terhadap tubuh kita adalah makanan. Makanan adalah sumber asupan yang membuat tubuh kita jadi berenergi, selain itu makanan yang merupakan asupan yang menunjang kesehatan dan juga pertumbuhan tubuh kita. Nah, hal tersebut pula yang terjadi pada fase kehamilan dari setiap wanita. Kehamilan yang menjadi impian setiap wanita […]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *